Pendosawalan, 10 Juli 2025] – Ratusan warga Desa Pendosawalan tumpah ruah memadati jalan desa untuk menyaksikan dan berpartisipasi dalam Kirab Adat Sedekah Bumi tahun 2025. Perayaan tahunan ini berlangsung meriah dan penuh makna, menampilkan kekayaan budaya serta gotong royong segenap elemen masyarakat.
Kegiatan diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas hasil bumi yang melimpah. Doa dipimpin oleh tokoh agama setempat, menambah khidmat suasana sebelum arak-arakan dimulai.

MTs Alkhidmah Tampil Memukau
Salah satu peserta yang paling menarik perhatian adalah rombongan dari MTs Alkhidmah. Para siswa dan guru berpartisipasi aktif dalam arak-arakan dengan menampilkan berpakaian warna-warni sambil mengibarkan bendera merah-putih. Partisipasi mereka bukan hanya untuk memeriahkan, tetapi juga sebagai edukasi budaya bagi siswa-siswi dan masyarakat.
Kirab dimulai dari kediaman Bapak Hidarwo, selaku Petinggi (Kepala Desa) Pendosawalan. Seluruh peserta, yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat, berjalan kaki menempuh jarak kurang lebih satu kilometer menuju Lapangan Pendosawalan. Sepanjang perjalanan, sorak sorai penonton dan iringan musik tradisional menambah semangat arak-arakan.

Panggung Gembira sebagai Penutup
Setelah sampai di lapangan, rangkaian kegiatan Sedekah Bumi diakhiri dengan berbagai hiburan, termasuk sesi panggung gembira. Panggung hiburan ini menyajikan berbagai penampilan seni dan budaya lokal, memberikan hiburan segar dan menutup acara Sedekah Bumi 2025 dengan suasana penuh kegembiraan dan kebersamaan.
Partisipasi MTs Alkhidmah dalam acara ini menegaskan peran madrasah sebagai bagian integral dari masyarakat yang turut melestarikan adat dan budaya lokal.
